Awalnya dua insan saling bermadu kasih. Setiap berjalan slalu bergandeng tangan. Walaupun topan badai datang menghadang. Mereka tetap tegar berjalan menyusuri liku-liku perjalanan. Waktu demi waktu tlah berlalu. Tak semua kisah berakhir dengan bahagia. Namun tak pula semua cerita berakhir dengan derita.
Sesuatu yang berawal pasti berakhir. Topan, badai, ataupun yang sejenisnya, ku takpeduli. Hidup Cuma sekali matipun sekali. Ketika telah berlangsung takmungkin kan kembali lagi. Begitu pula cintaku dengan dia.
Begitulah ku lukiskan cinta kita. Kini cinta kita tlah mati. Dan takkan hidup kembali. Sampai suatu saat nanti tuhan menghidupkannya kembali. Cinta tak harus memiliki. Namun memiliki harus mencintai. Kau milikku namun tidak hatimu.
Bayangmu takpernah lepas dari lamunanku. Hanya satu cara untuk melupannya. Benci…………. aku!!!!!
Sesuatu yang berawal pasti berakhir. Topan, badai, ataupun yang sejenisnya, ku takpeduli. Hidup Cuma sekali matipun sekali. Ketika telah berlangsung takmungkin kan kembali lagi. Begitu pula cintaku dengan dia.
Begitulah ku lukiskan cinta kita. Kini cinta kita tlah mati. Dan takkan hidup kembali. Sampai suatu saat nanti tuhan menghidupkannya kembali. Cinta tak harus memiliki. Namun memiliki harus mencintai. Kau milikku namun tidak hatimu.
Bayangmu takpernah lepas dari lamunanku. Hanya satu cara untuk melupannya. Benci…………. aku!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar