Melihat postingan saya sebelumnya, saya hanya ingin sekedar mengingatkan tentang bagaimana PKI dianggap partai yang paling hina sejak pasca G 30 S sampai saat ini.
PKI adalah Partai Komunis Indonesia yang sudah terbentuk jauh sebelum Indonesia merdeka. Serba-serbi pemberontakan PKI menyebabkan banyak masyarakat bahkan pemerintah pada zaman itu kerepotan. Tetapi jika kita telusur kedalam peristiwa G 30 S, yang menjadi titik awal kebencian rakyat terhadap PKI, apakah benar semuanya adalah salah PKI yang dituduh telah membunuh para Jendral pada malam 1 Oktober oleh LetJend. Soeharto?
Ya, sejak saat itulah Partai ini sudah mulai goyah keberadaannya di Indonesia hingga akhirnya dibubarkan sehari setelah Surat yang Kontroversial Supersemar dikeluarkan (artikel Supersemar dapat ditinjau lebih lanjut pada postingan blog ini).
Ketika Orde Baru berkuasa menggantikan Orde Lama, PKI dicap sebagai “sesuatu yang lebih jahat dari apapun, bahkan lebih jahat daripada pembunuhan”. Orang yang eks PKI, atau ormas-ormas yang bernaung di bawah PKI, atau bahkan yang di PKI-kan akan dikucilkan dan dimusuhi oleh masyarakat, karena PKI dianggap penjahat yang bringas lebih dari apapun.
Itulah kilas singkat yang dapat mengingatkan kita, bahwa persoalan tentang status PKI sampai saat ini belum pudar. Bahkan kebenaran kisah G30S/PKI yang dikarang oleh Orde Baru sampai saat ini masih lekat.
Saatnya kita menelusuri kebenaran, apakah PKI Bersalah atau Disalahkan dalam kasus G30S?
“Jangan sekali-kali kita meninggalkan Sejarah. Tanpa Sejarah, tidak akan ada namanya hari esok!” (bossga)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar